Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan

Perseroan menyadari pentingnya memiliki budaya Keberlanjutan dalam menjalankan kegiatan usaha agar dapat menghasilkan kinerja Keberlanjutan yang efektif. Untuk itu, upaya yang dilakukan oleh Perseroan adalah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh Karyawan Perseroan dan juga para pemangku kepentingan.

Kinerja Ekonomi

Pada tahun 2025, Perseroan meneruskan penerapan kebijakan-kebijakan strategis seperti penanganan pengadaan bahan baku utama yang lebih baik dan efisiensi di segala bidang. Laba bruto Perseroan mengalami peningkatan sebesar 7,75% dari Rp 596,1 miliar di tahun 2024 menjadi Rp 642,3 miliar di tahun 2025. Rasio laba bruto terhadap pendapatan naik dari 8,59% di tahun 2024 menjadi 8,66% di tahun 2025. Laba sebelum pajak tahun 2025 mencapai Rp 395,3 miliar, naik sebesar 4,83% dibandingkan laba sebelum pajak tahun 2024 yang sebesar Rp 377,1 miliar. Hasil akhirnya, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 313,4 miliar, naik sebesar 6,36% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang sebesar Rp 294,7 miliar.

Kinerja Lingkungan Hidup

Perseroan menyadari bahwa lingkungan adalah aspek yang penting, sehingga dalam menjalankan kegiatan usahanya Perseroan berupaya untuk senantiasa memperhatikan aspek ramah lingkungan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Komitmen Perseroan terhadap pengelolaan lingkungan hidup dimplementasikan melalui analisa manajemen risiko dan mitigasinya untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional telah dijalankan sesuai standar peraturan dan tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Dalam mendukung efektivitas pengelolaan lingkungan kerja, Perseroan menerapkan budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin). Penerapan prinsip ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan efisien, tetapi juga menjadi bagian dari menjaga kebersihan, kerapihan, serta keberlanjutan lingkungan kerja.

Perseroan berupaya untuk mengedepankan kegiatan usaha yang bertanggung jawab pada praktik dan proses produksi yang ramah lingkungan dengan meminimalisir dampak negatif dari kegiatan operasional Perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan langkahlangkah proaktif dan preventif guna mengendalikan risiko pencemaran lingkungan serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam. Upaya tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar kualitas lingkungan tetap terjaga dan mampu mendukung keberlangsungan kegiatan usaha di masa mendatang.

Penerapan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan juga diwujudkan dengan diperolehnya sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan yaitu ISO 14001:2015. Perseroan secara konsisten mempertahankan sertifikasi tersebut sejak tahun 2005 hingga masa berlaku terkini pada tahun 2027. Hal ini sebagai wujud kepatuhan terhadap standar internasional dalam pengelolaan lingkungan.

Pada tahun 2025, biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebesar Rp 3.544.253.482.

Aspek Material

Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan material yang ramah lingkungan sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemilihan dan pemanfaatan material yang lebih berwawasan lingkungan guna meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup.

Sebagai bagian dari implementasi kebijakan tersebut, Perseroan mendorong efisiensi penggunaan sumber daya melalui pengurangan konsumsi kertas dengan membudayakan sistem kerja berbasis digital (paperless). Selain itu, Perseroan juga memanfaatkan pupuk kompos atau pupuk organik dalam pemeliharaan tanaman di lingkungan operasional sebagai bentuk dukungan terhadap praktik ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Perseroan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) secara menyeluruh dalam seluruh siklus penggunaan material dan sumber daya. Pendekatan ini mencakup upaya pengurangan penggunaan bahan sejak tahap perencanaan, optimalisasi pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna, serta penerapan proses daur ulang secara berkelanjutan. Dengan demikian, Perseroan berupaya menciptakan efisiensi sumber daya sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Aspek Energi

Sumber energi utama yang digunakan oleh Perseroan adalah listrik yang dipasok oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Untuk mendukung komitmen terhadap keberlanjutan, Perseroan secara konsisten menerapkan berbagai inisiatif efisiensi energi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pembudayaan perilaku hemat energi di lingkungan kerja. Perseroan melakukan penggantian lampu konvensional menjadi lampu LED di area produksi maupun perkantoran sebagai langkah untuk menekan konsumsi energi listrik. Selain itu, Perseroan juga secara aktif memberikan edukasi kepada karyawan mengenai pentingnya penerapan budaya hemat energi, antara lain dengan membiasakan mematikan lampu dan peralatan listrik ketika tidak digunakan.

Penggunaan sistem kontrol otomatis pada pencahayaan, termasuk lampu jalan di area operasional juga diterapkan Perseroan guna memastikan penggunaan energi yang lebih efisien dan mengurangi konsumsi listrik yang tidak diperlukan. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan berupaya meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Intensitas penggunaan energi Perseroan adalah sebagai berikut :

Electricity Consumption
Intensitas Konsumsi Listrik

Aspek Air

Perseroan menerapkan berbagai inisiatif efisiensi penggunaan air sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan melalui peningkatan kesadaran internal dengan memberikan edukasi kepada karyawan mengenai pentingnya penghematan air serta membangun budaya penggunaan air secara bijak di lingkungan kerja.

Perseroan secara rutin melakukan inspeksi dan pemeliharaan terhadap infrastruktur pendukung, termasuk jaringan pipa, tangki, dan sambungan air, guna mencegah potensi kebocoran yang dapat mengakibatkan pemborosan. Langkah ini menjadi bagian dari pengendalian operasional untuk memastikan penggunaan air berlangsung secara optimal dan efisien.

Lebih lanjut, Perseroan mengimplementasikan sistem cooling tower yang memungkinkan pemanfaatan air secara sirkular melalui proses penggunaan ulang. Penerapan sistem ini berkontribusi dalam mengurangi konsumsi air.

Konsumsi penggunaan air Perseroan adalah sebagai berikut:

Water Consumption
Konsumsi Air

Aspek Keanekaragaman Hayati

Wilayah operasional Perseroan tidak berada pada daerah konservasi atau yang memiliki keanekaragaman hayati. Namun Perseroan tetap menjaga keseimbangan keanekaragaman hayati dengan membuat program pelestarian keanekaragaman hayati.

Program pelestarian keanekaragaman hayati yang telah dilakukan Perseroan yaitu melaksanakan program penghijauan melalui kegiatan penanaman bibit pohon di area operasional dan lingkungan sekitar wilayah kerja Perseroan. Program ini bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan, mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan. Selain kegiatan penanaman, Perseroan juga melakukan pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan tanaman secara berkala guna memastikan keberhasilan program yang dijalankan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan kegiatan pembibitan berbagai jenis tanaman, dengan total sebanyak 3.074 bibit.

Tree Planting Program
Program Penanaman Pohon
Tree Planting Program
Program Penanaman Pohon

Aspek Emisi

Kualitas udara merupakan bagian penting dari lingkungan yang sehat. Perseroan memiliki kewajiban untuk menjaga parameter kualitas udara, khususnya di lingkungan Perseroan.

Perseroan secara berkala melakukan pemantauan dengan cara pengujian emisi agar keseimbangan dan kualitas lingkungan Perseroan dapat tetap terjaga. Pada tahun 2025, hasil uji emisi yang dilakukan Perseroan telah memenuhi ketentuan Baku Mutu Lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Net Zero Emission, Perseroan melakukan kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan Perseroan. Perseroan juga mendorong karyawan yang berdomisili di sekitar wilayah kerja untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai alternatif mobilitas harian. Inisiatif ini diarahkan untuk menekan emisi karbon, mengurangi tingkat polusi udara, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan kondusif.

Intensitas emisi yang dihasilkan Perseroan adalah sebagai berikut :

Emissions Intensity
Intensitas Emisi

Dalam mendukung upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Perseroan secara konsisten melaksanakan berbagai inisiatif pengendalian emisi sepanjang tahun 2025 guna menekan sumber emisi sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Perseroan, antara lain:

  1. Pelaksanaan uji emisi secara berkala di lingkungan operasional untuk memastikan tingkat emisi tetap berada dalam batas yang ditetapkan.
  2. Penerapan kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor di area kerja sebagai upaya mengurangi kontribusi emisi dari sektor transportasi internal.
  3. Kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon guna meningkatkan daya serap karbon serta mendukung perbaikan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

Aspek Limbah dan Efluen

Perseroan memastikan bahwa timbulan limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional dikelola secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pengelolaan tersebut dilakukan melalui penerapan sistem yang terstruktur terhadap limbah B3 maupun limbah non-B3, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Perseroan juga mengedepankan upaya pengurangan limbah sejak tahap proses produksi hingga kegiatan penunjang. Pendekatan ini difokuskan pada minimisasi timbulan limbah B3 melalui peningkatan efisiensi proses, pengendalian penggunaan bahan, serta penerapan praktik operasional yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, pengelolaan limbah tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dalam rangka mendukung keberlanjutan lingkungan.